Mengenai Biofir Peluang Usaha Testimonial
       
 

BIO FARINFRA RED Adalah gelombang elektro magnetik yang terdapat pada sinar matahari antara jam 06.00 - 08.00. Kini hadiri dalam bentuk praktis berpa kalung dengan maik-maik batu keramik yang memancarkan Sinar-Inframerah-gelombang-Panjang.

Efektif Utuk Pengobatan: diabetes, asam urat, stroke, kolesterol, jantung, maag, sinutitis, vertigo, pegal-pegal, tyroid, typus, flek paru, tekanan darah , sembelit, sesak nafas, asma, dll. Selengkapnya

HOTLINE SERVICES
dan PEMESANAN

022-91773649
08122160575

(Awan Setiawan)
 Produk Biofir
 

Kisah sukses bisnis franchise PT GNE Indonesia

Kisah sukses bisnis franchise PT GNE Indonesia

Probo Jatmiko, 3 Diamonds.

Bismillahirrahmaanirrahiim. Segala puji hanya milik Allah SWT yang telah menciptakan, memberi petunjuk, melimpahkan rejeki dan menolong hamba-Nya. Terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendoakan saya, anak dan istri yang selalu memberikan support dan menjadi sumber inspirasi serta para senior GNE - di antaranya adalah Bapak Akhmad Rifai, Bapak Aldini dan Ibu Surati Abadi - yang senantiasa memberikan bimbingan dan arahan. Satu lagi yang paling penting, terima kasih kepada tim BIOFIR.COM yang begitu hebat dan semangat dalam perjuangan. Tanpa Anda semua, saya tak berarti apa-apa. Sebenarnya Andalah yang hebat. Tim BIOFIR.COM telah bekerja dengan begitu luar biasa. Ini adalah prestasi kita.

Bisnis bersama GNE (PT GNE Indonesia) adalah bisnis yang indah. Kita memberikan informasi positif kepada masyarakat tentang kesehatan. Banyak orang menjadi sadar bagaimana caranya menjaga dan mensyukuri nikmat Allah yang berupa sehat. Sekaligus informasi tentang kebesaran Allah yang begitu luar biasa menciptakan sinar bio genetic serta batu keramik sebagai bahan mediasinya. Bagi mereka yang membeli produk ini, insya Allah merasakan manfaat dan tidak akan merasa rugi karenanya. Bagi mereka yang bergabung dalam tim marketing, berarti telah membuka sebuah pintu rejeki yang begitu besar untuk dirinya sendiri.

Ciptakan impian-impian Anda. Jangan malu membuat sederet keinginan. Lalu bergabunglah bersama kami.

Sebelum bergabung dengan GNE, saya memiliki keinginan besar untuk menginjakkan kaki di luar negeri (wah jadi malu, nih). Saya pernah membaca artikel, bahwa kita tidak boleh menyepelekan keinginan dan impian. Kalau keinginan itu kita tancapkan kuat di hati kita, insya Allah alam akan mendukung dengan mekanisme yang tidak kita sangka.

Sebelumnya, saya sudah malang melintang menjual berbagai produk kesehatan. Baik yang menggunakan sistem jaringan maupun yang tidak. Kesimpulan saya, produk lebih memegang peranan daripada sistemnya. Kalau produknya bagus dan bermanfaat, walau sistemnya tidak jelas, maka akan terjadi repeat order yang panjang. Sebaliknya sebagus apapun sistem yang ditawarkan, sedangkan produknya biasa-biasa saja bahkan banyak penggantinya di pasaran, sistem itu tinggal menunggu waktu akan redup dengan sendirinya.

Saya berpikir, capek juga selama ini menjual sistem marketing. Nah, kalau ada yang mengajak saya berjualan produk yang unique, begitu nyata manfaatnya, memberikan great impression; maka saya mau ikut menjualnya. Tidak peduli sistemnya nanti seperti apa (apalagi kalau sistemnya bagus, oke juga kan). ;)

Begitulah yang terjadi. Beberapa minggu kemudian saya dikenalkan dengan Bio Necklace dari GNE. Penasaran juga. Barang begini mahalnya, apa ya laku? Tapi kok bonusnya begitu besarnya? Waktu itu saya diijinkan mengintip bonus list dari salah seorang presenter yang hadir. Satu bulan saya harus berpikir, mencoba memakai Bio Necklace, mencari dan mempelajari literatur dari berbagai sumber bahkan berdiskusi dengan beberapa orang terkait kehebatan Bio Necklace ini (jadi jangan meninggalkan calon pembeli walau sudah satu bulan belum close juga).

Bergabunglah saya akhirnya. Jadilah saya seorang penjual kalung. Saya yang seorang S1 Teknik Informatika, menjadi pedagang kalung. No problem. Peduli amat, Amat saja nggak peduli. Allah memberikan jalan rejeki kepada hamba-Nya dari segala penjuru, tak peduli menjadi apa diri kita. Asalkan kita tetap belajar dan berusaha.

Produk ini harganya mahal? Ternyata tidak juga. Mahal bagi sebagian orang, tapi belum tentu bagi sebagian yang lain. Waktu itu memang saya menganggapnya mahal, mengingat kondisi saya saat itu. Tapi kondisi manusia di seluruh dunia ini tidaklah sama dengan saya. Ada yang diberi kecukupan lebih daripada saya. Ada yang sehat, ada yang sakit. Ternyata "kalung ajaib" ini laku keras!

Mekanisme yang diberikan oleh-Nya memang di luar sangka kita. Beberapa saat setelah saya memutuskan bergabung dengan GNE, saya bisa menginjakkan kaki di puncak sebuah gunung di Malaysia: Genting Highlands. Tercapai impian dan keinginan saya untuk pergi ke luar negeri. Lalu saya bisa jalan-jalan di Pantai Pattaya, Thailand. Beberapa bulan kemudian bisa ke Hongkong dan shopping di Shenzhen, China. Alhamdulillah bahkan bisa Umroh gratis selama 9 hari, mengunjungi Rasulullah dan sujud di depan Kabah. Subhanallah. Masih ditambah satu bulan setelah umroh, saya harus menemani satu bus Tim BIOFIR.COM jalan-jalan melihat bersih dan rapinya Singapura. Mereka adalah rekan-rekan yang telah berani terjun mendukung operasi dengan sandi "gotosingaporeonebus". Tiga bulan kemudian, kami tumbuh menjadi dua bus saat diadakah kembali campaign tour ke Genting-Malaysia.

Bisnis franchise GNE benar-benar hebat, kerja keras kami menghasilkan Toyota Innova gratis. Saya dinobatkan sebagai Car Achiever tahun ini (2007). Insya Allah tahun depan tim kami akan mendapatkannya lagi, yang lebih banyak dan lebih baik.

Jangan tanya berapa penghasilan kami. Pokoknya uenaak tenan.... Bergabunglah, kami senang membantu Anda.

 

RAHASIA SUKSES DAN KAYA AKHMAD RIFAI

Akhmad Rifai, SE, MMKes. selama ini kita kenal sebagai pakar Bio FIR dari Surabaya. Lebih dari itu beliau adalah upline kita semua di bisnis GNE dan Biofir. Presenter dengan gayanya yang khas, berapi-api, bersemangat, mengiba sekaligus diselingi kelucuan yang menggelitik.

Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan membernya. Beliau seorang bapak yang memiliki anak-anak yang "berbakti dan setiap hari memberi uang" kepada orang tuanya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Lulus dengan predikat Cumlaude dari Fakultas Farmasi, Universitas Bhayangkara Surabaya. Memulai karir sebagai asisten apoteker di sebuah rumah sakit swasta. Kemudian beliau merintis usaha dengan mendirikan sebuah perusahaan farmasi yang mensuplai berbagai alat kesehatan ke beberapa rumah sakit besar di Surabaya dan sekitarnya. Juga pernah mencicipi sebagai sales di sebuah perusahaan asuransi terkemuka, bahkan menyabet peringkat sales terbaik dengan omset tertinggi (tripple star diamond). Selanjutnya beliau aktif di beberapa perusahaan berbasis network marketing dan selalu menjadi peringkat tertinggi dengan penghasilan tertinggi.

"Insya Allah, kalung ini adalah pemberhentian saya yang terakhir", katanya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak Rifai, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"

Tak dinyana Pak Rifai menjawab pertanyaan ini dengan serius.

"Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA

"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.

Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." Pak Rifai mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA

"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, Pak Rifai jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA

"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka," begitu Pak Rifai mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."

"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga", saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?," tanya Pak Rifai.

"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban Pak Rifai ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."

"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.

"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."

"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.

"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab Pak Rifai. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."

RAHASIA KEEMPAT

Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan Pak Rifai sebelumnya.

"Yang keempat nih, Mas," Pak Rifai memulai. "Jangan mempermainkan wanita".

Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."

"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya."

Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," Pak Rifai melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang untuk minta dipresentasi kalung.

Surabaya, 13 Maret 2008
Probo Jatmiko

NB: Cerita ini terjadi hampir 2 tahun yang lalu. Kami duduk di kursi depan kamar penginapan di Gunung Batu, Bandung. Bp Eddy Subagyo atau Ibu Andra Meida dan Bp Riwan Sastri, mungkin ingat nama penginapannya. Ada penjual karpet Turki di depan penginapan.


KEDAHSYATAN SEDEKAH

Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Sedekah adalah penyubur pahala, penolak bala, dan pelipat ganda rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!

Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.

Kemudian mereka bertanya, 'Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?'.

Allah menjawab, 'Ada, yaitu besi'.

Para malaikat pun kembali bertanya, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?'.

Allah menjawab, 'Ada, yaitu api'.

Bertanya kembali para malaikat, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?'.

Allah menjawab, 'Ada, yaitu air'.

'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?' tanya para malaikat.

Allah pun menjawab, 'Ada, yaitu angin'.

Akhirnya para malaikat bertanya lagi, 'Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?'.

Allah yang Mahagagah menjawab, 'Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya'."

Kalung Biofir Tasbeh
 
Kalung Biofir Original
 
Kalung Biofir Okta
 
Kalung Biofir Hitam
 
JELIGAMAT
 
Bio Socks
 
Bio Panties (Underwear)
 
Bio Insole
 
Bio Eye Mask
 
Bio Cerastone
 
Online Support




Link
Biofir Ion
JELIGAMAT
Hendihend.com
Website Biofir Indonesia
Toko Buku BI-Obses